Labels

Sabtu, 13 Juli 2013

Tokoh : Uda Uni Smanli Bernama King and Queen



Jika daerah Betawi memiliki abang none, dan daerah Minangkabau memiliki uda uni, maka di SMA Negeri 5 Padang pun memiliki King and Queen. Pemilihan King and Queen adalah salah satu kegiatan rutin yang diadakan oleh SMA Negeri 5 Padang, untuk mencari bibit-bibit terbaik sebagai “Duta Angkatan”. Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun ini, mengundang antusias bagi senior-senior untuk mencari yang terbaik di antara yang terbaik.
Pada tahun ini, pemilihan King and Queen diadakan bertepatan dengan hari Rabu, 3 Juli 2013 di lapangan SMA Negeri 5 Padang. Sebelum penobatan King and Queen pada hari Rabu, satu hari sebelumnya siswa-siswa baru yang terpilih sebagai calon King and Queen telah melalui serangkaian tes. Tes yang dilakukan oleh anggota-anggota MPK, anggota-anggota OSIS, dan alumni yang turut hadir pada kegiatan itu, cukup membuat semua calon melalui setiap tes dengan cemas.
Seleksi pemilihan King and Queen ini, diikuti kurang lebih 20 orang yang diambil dari setiap kelas. Setiap dari mereka harus menjalani berbagai tes yang dimulai pada Pos Pengumpulan. Selama berada di Pos Pengumpulan setiap calon diberi pengarahan, dan penjelasan yang baik sebagai seorang siswa. Kebetulan pada saat itu disampaikan oleh Rian Kamal Fikri—Ketua OSIS Angkatan 2009/2010. Setelah melalui Pos Pengumpulan, seluruh calon King and Queen  dipanggil satu persatu untuk memasuki Pos Agama, dan Pos IPTEK. Pada kedua Pos tersebut, calon akan ditanyakan mengenai agama, dan pemahaman mereka tentang dunia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Sesudah melalui Pos Agama, dan Pos IPTEK, mereka dibawa menuju Pos Bakat, Kemampuan dan Minat serta Pos PBB. Serangkaian tes tersebut berakhir pada Pos Mental sebelum memasuki Pos Penenangan. Pada Pos Mental inilah kebanyakan dari calon King and Queen  ketakutan, atau yang lebih tepatnya tegang. Pos Mental menunjukkan siapa dari setiap calon, yang memiliki mental kuat ketika di intimidasi oleh senior-senior atau alumni.

“Tes mental itu bukan marah-marah, tetapi intimidasi. Saat intimidasi, kasih pertanyaan atau perintah. Nanti banyak hal yang bisa dilihat dari si calon, misalkan gerak tubuh, cara bicara, dan nada bicara. Kalau misalkan si calon dalam keadaan intimidasi masih bersikap wajar, dan normal, nggak gugup, berarti bisa digolongkan si calon punya mental yang cukup bagus. Tetapi masih banyak penilaian lainnya. Kalau dulu, rata-rata OSIS memang bisa ngetes mental, sebab dulu ada Sub Organisasi kayak SISPALA, PENCAK SILAT, PMR, PRAMUKA, dan BRI. Itu isinya orang- orang mental baja aja. Tetapi kan sekarang udah nggak ada lagi yang ada cuma pengembangan diri. Kalau boleh disimpulkan, sebenarnya yang boleh ngetes mental itu yang ada Sub Organisasi, bukan pengembangan diri. Kecuali BRI yang emang spesialis di IMTAQ (Agama).” penjelasan Rian Kamal Fikri saat ditanyai mengenai kegiatan King and Queen melalui message facebook. 


Hingga pada penobatan King and Queen, Beno bersama Domca dengan bangga memberikan mahkotanya pada Andy Syatria dan Visca Ramadhany. Seperti diutarakan laki-laki yang sekarang duduk di kelas X.2 bagaimana perasaannya ketika dinobatkan sebagai King SMA Negeri 5 Padang. “Perasaan mah yaa pastinya senang dong, dan kaget juga. Kesannya keren, mengharukan, menyenangkan dan menegangkan semuanya bercampur menjadi satu. Pokoknya susah dijelasin sekaligus susah dilupain.” ucapnya ketika diwawancarai melalui message facebook. Tidak hanya Andy—panggilan akrab yang merasa bahagia saat menjadi King selanjutnya. Visca Ramadhany—siswi yang berasal dari SMP Negeri 18 Padang, dan kebetulan duduk di kelas X.1 ini, juga ikut mengutarakan kegembiraannya. “Perasaan senang banget, terharu, nggak nyangka, kalau kesannya dikenal banyak orang, dan pas dikerjain banyak suka dukanya.” ujarnya saat diwawancarai dalam media yang sama.
Setelah menjadi King and Queen SMA Negeri 5 Padang, tentu ada tugas yang harus dijalani. Seperti yang dilansir Rian Kamal Fikri melalui message facebook bahwasanya,  setiap King and Queen memiliki tugas sebagai panutan, dan mediator angkatan ke OSIS. Harapan itulah yang diberikan pada sosok Andy Syatria dan Visca Ramadhany ketika dinobatkan sebagai King and Queen.
“Sikap Andy akan seperti biasanya, ramah, tetapi tegas dan juga tidak sombong dengan kohormatan ini, sekaligus insyaAllah akan menjadi panutan yang baik bagi teman-teman lainnya.” ujar Andy.

“Saya akan berprilaku terpuji, tidak sombong, dan akan menjadi panutan yang baik.” ujar Visca.

Itulah penuturan dari Andy, dan Visca untuk tugas mereka ke depannya. Semoga pemilihan King and Queen bukan sekedar ajang pencarian siswa-siswa baru yang memiliki bakat, dan minat semata. Namun mampu memberikan pengaruh yang berguna untuk banyak orang, terutama yang seangkatan dengan King and Queen tersebut.

Biodata King :
Nama                                       : Andy Syatria
Panggilan                                  : Andy
Kelas                                       : X. 2
Asal Sekolah                            : SMP Negeri 12 Padang
Tempat Tanggal Lahir   : Padang, 23 Juli 1997
Hobi                                         : Bermain rubik, Badminton, dan Sepak Bola
Pesan                                       : Cara pemilihan King and Queen nya tetap kayak gini, biar  semua calonnya greget dan ketakutan, dan akhirnya dapet senangnya juga

Biodata Queen
Nama                                       : Visca Ramadhany
Panggilan                                  : Visca / Aka
Kelas                                       : X. 1
Asal Sekolah                            : SMP Negeri 18 Padang
Tempat Tanggal Lahir               : Padang, 08 Januari 1998
Hobi                                         : Bernyanyi dan membaca
Pesan                                       : Untuk selanjutnya tesnya lebih diseleksi dengan diadakannya tes sains (Matematika dan IPA)

Tidak ada komentar:

 

Translate

Cari Blog Ini

We Wish

Jika Kalian mengunjungi blog ini,tolong tinggalkan komentar unruk mengetahui seberapa menariknya blog ini makasih ^^